Deddy Corbuzier Menyesal Pernah Undang Aldi Taher ke Podcastnya

Infoseleb.id- Deddy Corbuzier baru-baru ini memublikasikan reaction video dari salah satu konten YouTube Ananta Rispo. Konten tersebut menampilkan perbincangan komika Rigen dengan aktor Aldi Taher.

“Ini mungkin akan menjadi video terakhir gue tentang Aldi Taher gitu. Video ini gue buat karena, menurut gue, ini penting untuk dibuat dan harus dibuat,” ujar Deddy Corbuzier dalam reaction video yang ditayangkan di kanal YouTube miliknya.

Sebelum mulai berkomentar mengenai konten YouTube Ananta Rispo tersebut, Deddy Corbuzier mengungkapkan penyesalannya karena pernah “memberi panggung” untuk Aldi Taher. Ya, sejak beberapa waktu belakangan, Aldi memang dianggap kerap sengaja melakukan hal-hal yang membuat banyak netizen mengolok-oloknya.

“Gue harus ngomong di sini karena, kalau hal seperti ini dibiarkan terus-menerus, menurut gue, akan banyak orang-orang seperti ini yang muncul lagi gitu karena dikasih umpan. Ya, termasuk gue salah satunya yang kasih umpan sebenarnya. Dan gue goblok karena kasih umpan,” ucap Deddy Corbuzier.

Presenter berusia 44 tahun itu lalu mulai menampilkan penggalan konten YouTube Ananta Rispo. Ia menyoroti tingkah Aldi Taher yang beberapa kali mendebat ucapan Rigen dengan mengaitkannya ke agama atau Tuhan.

“Jadi, memang yang dimainkan di sini oleh seorang Aldi Taher itu dibungkus dengan sebuah kedok agama. Ketika sesuatu dibungkus dengan kedok agama, beberapa hal bisa dibenarkan. Di sini pintarnya dia memang. Akan tetapi, ketika dibungkusnya berlebihan dan kelihatan sekali dibungkusnya dengan kedok agama, ini terlihat menjijikkan,” tuturnya.

Beberapa kali Deddy Corbuzier tampak dibuat gemas dengan perkataan Aldi Taher. Salah satunya ketika Aldi mendebat ucapan Rigen dengan membawa-bawa Tuhan.

“Rigen mengatakan, ‘Deddy Corbuzzier memiliki media yang besar.’ Dijawab apa sama Aldi Taher? ‘Yang besar hanya Allah.’ Benar, yang besar hanya Allah. Dan tidak ada urusannya dibandingkan dengan sebuah social media. Sekali lagi, dibungkus dengan agama sampai kelihatan gobloknya, sampai kelihatan tololnya. Tidak ada satu pun orang yang membandingkan sebuah media sosial dengan Tuhan. Tidak ada,” kata Deddy Corbuzier.

“Tapi, kalau dia kewalahan, sudah tidak bisa dia jawab, maka satu-satunya jalan untuk menjawab, yang dia tahu dia pasti menang, adalah membawa nama Tuhan. Ini adalah contoh orang-orang yang akhirnya ngebungkus segala sesuatu kelemahannya dengan agama, dengan Tuhan, di mana supaya dibenarkan ketika dia bicara. Apa pun, ujungnya Tuhan. Apa pun, ujungnya agama. Kenapa? Karena, ya, cuma segitu kapasitasnya ketika berdebat dengan orang lain,” lanjutnya.

Menurut Deddy Corbuzier, apa yang dilakukan Aldi Taher, mendebat segala sesuatu dengan agama atau Tuhan, sangat berbahaya.

Deddy Corbuzier juga tampak gemas ketika Aldi Taher, masih dalam konten YouTube Ananta Rispo, memaksa Rigen untuk menilai apakah konten Deddy Corbuzier Podcast—yang juga tayang di YouTube—bersama Dinar Candy adalah maksiat atau ibadah.

Dinar Candy selama ini memang dikenal sebagai salah satu selebriti yang kerap tampil seksi. Dalam konten Deddy Corbuzier Podcast pun, yang salah satunya juga dihadiri Rigen sebagai bintang tamu, ia berpenampilan terbuka.

“Kita enggak pernah mengatakan itu video edukasi, enggak pernah mengatakan itu video yang mendidik, tapi di sini (Rigen) dipaksa harus mengatakan bahwa Dinar Candy… Intinya, kan, dia ingin mengatakan Dinar Candy maksiat. Saya saja, atau saya kenal beberapa ustaz yang, kalau disuruh ngomong Dinar Candy maksiat, enggak mau ustaz-ustaz itu kadang-kadang. Kenapa? Karena enggak mau men-judge orang seperti itu. Tidak mau karena surga atau neraka itu hak prerogratif,” tutur Deddy Corbuzier.

Mantan suami Kalina Oktarani itu lalu menyinggung Aldi Taher yang pernah menjadi bintang tamu di konten YouTube Anya Geraldine. Ia mempertanyakan mengapa Aldi tak menyebut unggahan media sosial Anya maksiat.

Deddy Corbuzier juga menyebut Nikita Mirzani sebagai contoh lain. Ia mempertanyakan mengapa Aldi Taher juga tak menyebut unggahan media sosial Nikita—yang memang kadang kala cukup vulgar—maksiat.

“Sederhana sebenarnya jawabnya. Tipe-tipe pecundang adalah tipe-tipe orang yang menginjak orang-orang yang bisa dia injak dan tidak akan melawan balik. Itu dia kenapa Aldi Taher langsung skakmat pada Dinar Candy. Kenapa tidak Nikita Mirzani yang jelas kadang-kadang lebih vulgar dibandingkan Dinar Candy? Kenapa? Karena dia tahu, bukan lawannya. Karena dia takut. Ini bukan gentle. Ini bukan sifat seorang pria ketika Anda hanya berani melawan orang-orang yang Anda tahu orang tersebut hanya diam saja atau tidak akan melawan,” ujarnya.

Deddy Corbuzier mengaku sedih melihat tingkah laku Aldi Taher yang seperti itu, terlebih mengingat dirinya tak pernah menghakimi dan selalu memandang setiap orang sebagai individu yang punya kelebihan serta kekurangan masing-masing.
Menutup reaction video tersebut, Deddy Corbuzier meminta maaf kepada penonton konten YouTube atau Podcast-nya karena pernah mengundang Aldi Taher sebagai bintang tamu.

“Saya sangat menyayangkan munculnya orang-orang seperti Aldi yang menyerang hanya untuk orang-orang yang bisa dia serang pastinya. Jadi, saya memutuskan, sepertinya, karena ini juga Hari Raya Lebaran, saya harus minta maaf buat kalian semua, penonton saya, karena saya pernah mengundang dia ke sini,” pungkas Deddy Corbuzier.

sumber: kumparan.com